Penangkapan kapal oleh AS dan Iran melanggar hukum internasional, kata badan pelayaran
Pelaporan terbaru dari Global menunjukkan perkembangan signifikan mengenai Penangkapan kapal oleh AS, Iran melanggar hukum internasional, kata badan pelayaran, seiring dengan situasi yang terus berkembang dengan data yang masuk.
Sebuah organisasi pelayaran terkemuka mengecam penangkapan kapal komersial yang dilakukan Amerika Serikat dan Iran dan menyerukan pembebasan segera awak kapal mereka. Dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera, John Stawpert, direktur kelautan Kamar Pelayaran Internasional, mengatakan para pelaut harus diizinkan menjalankan bisnis mereka “dengan bebas dan tanpa penganiayaan”. Stawpert, yang organisasinya merupakan asosiasi perdagangan terkemuka bagi pemilik dan operator kapal dagang di seluruh dunia, menyebut penangkapan kapal-kapal tersebut sebagai penghinaan terhadap kebebasan navigasi sebagaimana diabadikan dalam hukum internasional. "Semua yang dilakukan orang-orang ini adalah mengangkut perdagangan. Dan sungguh, kita tidak bisa menghadapi situasi di mana kapal-kapal disita, yang pada akhirnya untuk tujuan politik, untuk membuktikan suatu hal yang bersifat politis," kata Stawpert, yang organisasinya mewakili sekitar 80 persen armada dagang dunia. “Mereka adalah penumpang yang tidak bersalah dan mereka harus diizinkan melakukan pekerjaan mereka tanpa takut, pada dasarnya, dipenjara.” Stawpert mengatakan keinginan Iran untuk memungut biaya di Selat Hormuz tidak memiliki dasar hukum internasional dan akan menjadi preseden yang berbahaya. “Kalau bisa di Selat Hormuz, kenapa tidak di Selat Gibraltar, misalnya, atau Selat Malaka?” dia bertanya. Stawpert juga mengatakan blokade laut yang dilakukan Presiden AS Donald Trump terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran telah menambah ketidakpastian pada perusahaan-perusahaan pelayaran yang sudah terguncang akibat penutupan selat yang efektif oleh Iran. “Kami tidak tahu kondisi apa yang ada di p
Comments
0 contributions
Join the discussion and share your perspective.
Retrieving feed...



