Harga minyak naik dalam perdagangan yang berombak karena Trump berencana untuk 'membebaskan' kapal-kapal yang terdampar akibat Mide...
Analisis strategis dari UEA menunjukkan adanya perubahan besar dalam iklim seputar kenaikan harga minyak dalam perdagangan yang berombak seiring rencana Trump untuk 'membebaskan' kapal-kapal yang terdampar akibat konflik Timur Tengah, yang memiliki implikasi jangka panjang terhadap sektor ini.
Harga minyak naik pada hari Jumat, sehari setelah sesi bergejolak yang membuat kontrak minyak mentah Brent untuk bulan Juni mencapai level tertinggi dalam empat tahun sebelum turun. Kontrak Juni, yang berakhir pada hari Kamis, naik menjadi $126,41 per barel sebelum menetap di $114,01. Pada hari Jumat, kontrak berjangka Brent bulan Juli naik 1,11% menjadi $111,63 pada pukul 22:15. ET, sementara kontrak berjangka US West Texas Intermediate untuk bulan Juni naik 0,45% menjadi $105,54. Langkah ini dilakukan ketika Presiden AS Donald Trump menghadapi tenggat waktu 60 hari berdasarkan Resolusi Kekuatan Perang terkait aksi militer dalam perang Iran. Berdasarkan undang-undang tahun 1973, seorang presiden harus menarik pasukannya dalam waktu 60 hari setelah memberi tahu Kongres tentang penempatan mereka, kecuali jika anggota parlemen mengizinkan tindakan militer tersebut. Kongres belum melakukan hal tersebut. AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, dan Trump secara resmi memberi tahu Kongres pada 2 Maret, memulai periode 60 hari dan menetapkan tenggat waktu 1 Mei. Trump mungkin akan meminta perpanjangan waktu 30 hari berdasarkan undang-undang tersebut, namun belum melakukannya, menurut anggota parlemen. Masih belum jelas apakah Trump akan menarik pasukan AS jika tenggat waktunya terlewati tanpa persetujuan Kongres. Ketegangan masih meningkat meski ada gencatan senjata. Trump pada hari Rabu meningkatkan ancaman terhadap Teheran, dan bersumpah untuk mempertahankan blokade AS terhadap Iran sampai Teheran menyetujui perjanjian nuklir. Teheran menolak membuka kembali Selat Hormuz kecuali AS mencabut blokade terhadap pelabuhan Iran. Axios juga melaporkan bahwa Komando Pusat AS telah menyiapkan rencana untuk perang yang "pendek dan kuat".
Comments
0 contributions
Join the discussion and share your perspective.
Retrieving feed...





